KENDAL, inspiratif.online — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kendal berlangsung meriah dan sarat makna di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Sabtu (1/11/2025).
Acara tersebut menjadi momentum bagi para purna tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kembali meneguhkan komitmen dalam berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.
Ketua PWRI Kendal, HM Subresno, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang tetap eksis dan solid hingga usia ke-63 tahun.
Menurutnya, PWRI bukan sekadar wadah pertemuan para pensiunan, melainkan ruang kebersamaan untuk terus berkarya dan menebar manfaat.
"Enam puluh tiga tahun adalah usia matang bagi organisasi. Kami bersyukur PWRI tetap menjadi rumah bagi para purna tugas yang ingin terus berbuat bagi bangsa, meski tidak lagi aktif di pemerintahan,” tutur Subresno.
Ia menambahkan, tema peringatan kali ini, 'Dengan Semangat Merah Putih PWRI tingkatkan persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan kesejahteraan lansia menuju Indonesia Emas’ menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan dan solidaritas sosial harus tetap menyala di setiap anggota.
"Usia boleh bertambah, tapi semangat tidak boleh padam. Justru di usia senja, pengalaman kita harus menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi penerus,” ujarnya penuh semangat.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas peran PWRI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai semangat para anggota PWRI menjadi bukti bahwa pengabdian tidak berhenti meski masa dinas telah usai.
"PWRI adalah tempat berhimpun bagi para purna tugas, khususnya ASN yang telah memberikan jasa besar bagi Kendal. Meski sudah pensiun, saya percaya semangat pengabdian itu akan terus menyala,” kata Bupati Dyah.
Dalam arahannya, Dyah menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PWRI dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
"Pengalaman para anggota PWRI adalah aset berharga. Saya berharap Bapak-Ibu tetap bisa memberi sumbangsih melalui ide dan tindakan nyata untuk kemajuan Kendal,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Mbak Tika itu juga berpesan agar seluruh anggota PWRI terus menanamkan semangat nasionalisme dan menjaga rasa persaudaraan di tengah perubahan zaman.
"PWRI harus menjadi simbol semangat hidup yang tidak pernah purna. Pengabdian kepada masyarakat bisa dilakukan kapan pun, dengan cara apa pun,” tambahnya.
Rangkaian acara HUT ke-63 PWRI Kendal diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai ungkapan syukur. Suasana penuh keakraban terasa di antara para anggota yang hadir, menandakan bahwa semangat merah putih masih hidup dan terus berdenyut dalam diri para wredatama Kendal.***

0 Komentar