Inspiratif.online-Di tengah maraknya game mobile yang mudah diakses melalui smartphone, ada fenomena unik yang masih bertahan di berbagai daerah: generasi milenial tetap setia bermain PlayStation di rental. Meski teknologi berubah cepat, bagi sebagian orang, sensasi bermain PS di rental tetap menjadi pengalaman yang tidak bisa digantikan.
Nostalgia Era Emas Rental PS
Generasi milenial tumbuh bersama kejayaan rental PS. Dari masa PS1, PS2, hingga PS3, rental menjadi tempat berkumpul, berkompetisi, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman. Suara tombol joystick, layar TV besar, hingga sorak-sorai saat bermain game bola menjadikan tempat ini bagian dari memori berharga.
Game HP Belum Bisa Menggantikan Pengalaman Sosial di Rental
Walaupun game HP berkembang pesat, ada beberapa faktor yang membuat milenial masih memilih PS di rental:
1. Kompetisi Tatap Muka yang Lebih Seru
Bermain PS—apalagi game bola dan fighting—memberikan interaksi langsung yang sulit dirasakan pada game mobile.
2. Grafis dan Gameplay yang Lebih Kaya
Konsol masih menawarkan pengalaman visual dan mekanik yang lebih dalam dibanding sebagian besar game HP.
3. Kebersamaan yang Menghangatkan
Rental PS adalah ruang sosial yang membuat orang saling bercengkerama, beradu strategi, dan tertawa bersama.
4. Harga yang Tetap Terjangkau
Beberapa rental masih mematok tarif Rp5.000–Rp10.000 per jam, membuatnya tetap digemari.
Menurut Pelaku Usaha: Generasi Milenial Masih Mendominasi
Moh. Ilyasi, salah satu pelaku usaha rental PS yang telah bertahun-tahun berkecimpung di dunia persewaan konsol, membenarkan bahwa pelanggan setianya didominasi oleh generasi milenial.
Menurut Ilyasi, milenial bukan hanya datang untuk bermain, tetapi juga untuk melepas rindu pada suasana masa kecil.
> “Kebanyakan yang main PS sekarang justru generasi milenial. Mereka bilang main di rental itu lebih berasa. Ada nostalgia, ada kebersamaan,” ujar Ilyasi.
Untuk menjaga loyalitas pelanggan dan menghidupkan kembali budaya bermain di rental, Ilyasi juga rutin mengadakan kegiatan komunitas.
> “Kami mencoba mengadakan event atau turnamen PS agar para player semakin cinta terhadap PS. Antusiasnya luar biasa,” tambahnya.
Turnamen tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan memperkuat komunitas gamer lokal.

0 Komentar